Night At The Museum 2

“Lucu dan Sangat Menghibur,” mungkin itu kata-kata yang paling pas untuk menggambarkan film ini. Misalnya, pada dialog-dialog satu-lawan-satu, seperti antara Ben Stiller dengan seorang penjaga museum smithsonian, antara Ben Stiller dengan Kahmunrah, juga tidak ketinggalan, adegan Ben Stiller dengan dua monyet Capuchin (yang dobel lucunya dibanding yang terjadi pada Night At The Museum 1).

Selain itu, jalan ceritanya juga cukup baik. Penulis cerita, nampaknya tidak ingin bersusah payah menyuguhkan plot yang berusaha “tampil pintar”, tetapi cukup dengan jalan cerita yang sederhana dan didukung special effect yang pas, nampaknya film ini dipastikan akan menjadi tontonan yang menyegarkan untuk akhir pekan.

Last but not least, pemilihan lokasi : Smithsonian. Entah pengambilan gambar benar-benar di sana, atau tidak. Fakta, sebagaimana disebutkan pada film, bahwa Smithsonian adalah kompleks museum terbesar di dunia, telah membangkitkan rasa penasaran dan ketertarikan yang sangat kuat pada diri penonton sejak awal film.

Kesimpulannya, film ini sangat worth it untuk ditonton bersama dengan keluarga atau teman. Selain juga, film ini dapat dianggap sebagai permulaan sebelum menyambut sekuel Harry Potter ke-6, yang sudah dinanti-nanti. Selain juga sekuel Transformer yang bakal nggak kalah serunya. So, nantikan terus Thoughts and reviews selanjutnya hanya di SELULOID. 🙂

Advertisements